Bumi kembali memancarkan gelombang itu. Bima dapat merasakannya.
Bima yakin sekali, kali ini gejolak yang dirasanya ini milik Bumi. Hanya Bumi yang punya pancaran gelombang sekuat ini dan sampai bisa membuat tubuhnya bereaksi.
"Badai lagi... lebih besar dari yang sudah-sudah, rupanya."
Pantas saja beberapa malam ini Bima teringat akan Bumi. "Rumah" bagi jiwa lelahnya yang telah lama ia tinggalkan. Beginilah adanya setiap kali Bumi dilanda badai. Meski Bima tak sedang memikirkannya, tubuhnya yang peka seolah tahu apa yang sedang terjadi pada Bumi.
Bima mulai merasa sulit bernafas. Dadanya terasa berat dan hatinya gelisah. Andai ia bisa berbuat sesuatu dari sini. Namun Bumi terlalu jauh dan sesuatu di lubuk hati Bima selalu saja menahannya,
"Dia bisa." bisik nurani Bima kepada logikanya yang kian meronta.
"Kau tahu ini belum saatnya." suara itu kembali mengingatkan Bima.
Bima menarik nafas dalam, mencoba menenangkan diri. Nafasnya perlahan kembali normal meski sekujur tubuhnya masih terasa tegang
"Kau bisa, Bumi," bisik Bima ke udara. Berharap kata-kata sunyinya terbawa angin dan menggapai Bumi. Menguatkan Bumi. Menemani Bumi melewati badainya sendiri.
Hidup memang sangat menarik Tariannya bisa sangat lembut namun juga bisa menghempas. Dan kini Bumi sedang terhempas, Bima dapat merasakannya. Seperti juga ketika Bima yang terhempas. Bumi tak habis-habisnya dilanda gelisah karena tak bisa berbuat apa-apa.
Keduanya hanya bisa saling mendoakan dalam diam dan membiarkan tarian hidup membentuk mereka. Mereka tahu, hanya dengan begitu mereka dapat dipersatukan kembali. Dalam bentuk yang lebih matang, murni dan baik untuk satu sama lain.
Astungkara.
Jakarta, 1 Juni 2015
Monday, June 1, 2015
Monday, March 23, 2015
48 Hal yang Saya Ketahui dengan Pasti -- Artikel Terjemahan dari 48 Things I Know for Sure oleh Sandra Bienkowski
Pagi ini saya menemukan artikel keren di www.huffingtonpost.com. Artikel ini berjudul "48 Things I Know for Sure". Artikel ini ditulis dengan sangat ringkas,
padat dan blak-blakan oleh Sandra Bienkowski. Saya pikir, sayang juga ya kalo bacaan sebermanfaat ini ga ada terjemahannya. Nanti yang
bisa baca hanya sebatas orang-orang yang ngerti bahasanya aja dong. Oleh karena
itu, saya akan mencoba menerjemahkan artikel tersebut di sini. Semoga
bermanfaat yaa.
Berikut terjemahan artikel-nya versi saya.
48 Hal yang Saya Ketahui dengan Pasti
Kita selalu bisa
mempelajari sesuatu dari orang-orang yang muncul di kehidupan kita. Ada orang-orang yang akan
menunjukkan kita hal-hal yang sebaiknya tidak kita tiru, dan ada juga
orang-orag yang membagi sedikit kebijaksanaan mereka sehingga kita bisa
memperbaiki hidup kita sendiri. Baru-baru ini, saya mengunjungi studio seni
milik pelukis Jonas Gerard. Saat itu dia bilang kepada saya bahwa untuk dapat
berkarya, seseorang harus mampu meredam kritikan yang timbul dari dalam
dirinya. “Pikiran yang terlalu banyak
hanya akan membuat karyamu berantakan,”
ujarnya. Saya jadi ingat perkataan
professor jurnalisme favorit saya yang juga seorang fotografer di
National Geographic, Yva Momatiuk. Beliau mengajarkan saya untuk jangan pernah
menyesali pengalaman-pengalaman hidup yang menyakitkan, karena
pengalaman-pengalamanan tersebutlah yang menandakan bahwa saya benar-benar
hidup.
Saat Oprah berhenti membawakan
acara yang sudah lama tayang di televisi, dia banyak berbagi pelajaran-pelajaran hebat dalam hidupnya dan mengemasnya dalam sebuah buku
berjudul What I Know for Sure atau
dalam bahasa Indonesia berati Apa yang Saya Ketahui dengan Pasti. Saya kemudian memutuskan menuliskan sebuah daftar tentang 48 hal yang saya ketahui dengan pasti. Daftar ini
sebagian berasal dari pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan yang saya dapat
semasa bersekolah. Sebagian lainnya saya dapatkan dari orang-orang yang lebih
bijaksana. Tidak semua pelajaran hidup harus dipelajari dengan cara menderita.
Kita pun bisa sedikit lebih cepat menikmati kebahagiaan hidup kalau mampu membuka diri untuk belajar dari orang lain
48 Hal yang Saya
Ketahui dengan Pasti
1. Benahi dulu diri
Anda.
2. Pilih dengan
bijak teman-teman Anda, karena mereka inilah yang akan mempengaruhi Anda
3. “Ketika seseorang
menunjukkan siapa diri mereka, percayailah.” –Maya Angelou
4. Jika si dia
benar-benar serius menjalani hubungan dengan Anda, maka semestinya takkan ada
misteri dalam hubungan tersebut.
5. “Merasa lebih
baik” dan “Menjadi lebih baik” adalah dua hal yang berbeda.
6. Bacalah buku yang
benar-benar Anda suka.
7. Jangan berhenti
berusaha untuk mengurangi hal-hal yang mengganggu Anda. Perkecil terus jumlah
gangguan itu.
8. Jika Anda benci
pekerjaan Anda, berhenti dan cari pekerjaan lain. Anda berhak bangun setiap
hari dengan perasaan suka cita, bukan dengan perut melilit.
9. Setiap keputusan yang Anda buat, sekecil apa pun itu, akan mempengaruhi
penilaian Anda terhadap diri Anda sendiri.
10. Jangan
bersitegang. Ciptakan rumah dan lingkungan yang bebas dari ketegangan. Jika
rumah Anda penuh dengan ketegangan emosi, anak-anak Anda sudah pasti
merasakannya juga.
11. Hidup akan tetap
sama jika Anda juga begitu.
12. Milikilah
kesadaran bahwa keputusan sekecil apa pun mampu mengubah segala hal.
13. Kekuatan Anda
akan memandu Anda ke tujuan hidup Anda
14. Jika Anda
diajarkan bahwa hidup itu sulit dan Anda harus berjuang, jangan lagi percayai
hal itu. Hidup dapat membantu Anda bertumbuh.
15. Jangan memacari
atau mengencani orang yang ingin Anda tolong atau perbaiki.
16. Jangan berpacaran
dengan orang yang tak punya empati.
17. Tanya diri Anda,
apakah ada hal yang tak mau Anda hadapi. Kemudian lakukan hal yang biasanya
dihindari banyak orang: Hadapi hal tersebut. Jangan ditunda atau disembunyikan
lagi. Perbaiki.
18. Putuskan hidup
macam apa yang Anda inginkan. Kemudian, mulai bangun hidup Anda berdasarkan
visi tersebut.
19. Belajar dari
kesuksesan orang lain agar Anda tidak membuang banyak waktu.
20. Tandanya Anda
cocok dengan pasangan Anda: hidup menjadi lebih baik. Titik.
21. Jadilah
pendengar yang baik. Usahakan lebih berminat terhadap orang lain daripada
terhadap diri sendiri.
22. Menikahlah
dengan orang yang bisa menjadi sahabat Anda.
23. Hadapi sisi
kelam diri Anda dan jangan tolak keberadaannya.
24. Anda bisa
belajar sesuatu dari setiap orang.
25. Jangan jadi
korban.
26. Rancang
hari-hari Anda, penuhi dengan hal-hal kecil yang membuat Anda bahagia.
27. Miliki batasan dengan orang-orang yang ada di
hidup Anda.
28. Jangan lagi
terpana dengan cerminan orang. Jangan biarkan orang lain mengatur perasaan
Anda.
29. Jangan
menelantarkan diri Anda demi orang lain.
30. Jangan
sembunyikan ketidaksempurnaan Anda dari orang lain. Ketidaksempurnaan dapat
mengakrabkan kita dengan orang lain.
31. Jangan mencoba
memperbaiki orang tua Anda. Bertanggung
jawablah atas perilaku dan sikap Anda sendiri.
32. Anda yang
mengajarkan orang lain bagaimana mereka harus memperlakukan Anda.
33. Setiap hari,
lakukanlah setidaknya satu hal yang Anda sukai.
34. Jujurlah setiap
waktu. Kejujuran akan meringankan beban Anda.
35. Jika Anda rapuh,
Anda akan memilih orang-orang yang rapuh juga
36. Jangan pernah
langsung bereaksi secara emosional terhadap sesuatu yang baru terjadi.
Berpikirlah lebih dulu.
37. Setiap hari,
jagalah ucapan Anda.
38. Apa yang
dilakukan dan diucapkan orang lain, besar hubungannya dengan orang tersebut,
dibandingkan dengan diri Anda.
39. Jika suatu hal
harus menjadi sebuah rahasia, sebaiknya hal tersebut tidak usah Anda lakukan.
40. Anda lebih kuat
dari yang Anda kira.
41. Tersenyum dan
sapalah orang lain.
42. Perhatikan sopan
santun Anda.
43. Belajarlah untuk
membuat diri Anda nyaman.
44. Banyak
permasalahan yang sebenarnya bisa diselesaikan jika saja orang mau
membicarakannya secara terbuka.
45. Antisipasi
adalah bagian besar dari kebahagiaan. Rencanakan sesuatu yang membuat Anda
merasa bahagia memikirkan hari esok.
46. Hidup penuh
syukur adalah jalan menuju kebahagiaan.
47. “Takkan ada yang
berhasil sampai Anda sendiri yang melakukannya” Maya Angelou
48. Anda sudah tahu
jawabannya.
Anda sendiri, apa
yang Anda ketahui dengan pasti?
Wednesday, March 18, 2015
Malamku
![]() |
| Starry Starry night by DaraDPhotography |
Malam, pelindungku,
Hening dan temaramnya
tak membakar semangatku
tak memburu nafasku
Dia setia memelukku
seperti rahim seorang ibu
Di situ semua lelah terbasuh
Kekusutan benak terurai
Satu demi satu
lembut dan menenangkan
Malam, bagiku tak lagi suram
Gulitanya menyejukkan
Membasuh jiwa raga yang lunglai terpapar keramaian
yang terdera ketergesaan setiap fajar menjelang
Malamku sangatlah pengasih
Membiarkanku menjadi diriku seada-adanya
Melucutiku dari topeng dan peran
serta kabut emosi yang sepanjang hari melekat kencang pada diri ini
Aku tak pernah menyangka ada kelembutan semegah ini
Tak pernah kusangka gulita dan heningnya bisa begitu menyembuhkan
Rasanya baru kemarin aku berbangga hati memuja mentari.
Kini di setiap senja kubisikkan
"Bawalah aku pulang
Aku milikmu, wahai kelam"
Sunday, July 28, 2013
Just Be
The more I see you
The more I see in you
The more I feel you
Those affectionate touches
and kisses
They relax us
They open us
They soften us
They heal us
The way you let me touch you
The way your fingers
trace my skin,
How come
There's so much affection
in such sensual gestures
How come
There's overflowing compassion
in such burning desire
How come
every moment feels like an invitation
to enjoy
to savor
to come home to
every inch of your being
every breath you breathe
the very you
And tenderness
is when you wrapped me around in your arms
when you hold me close
to your chest
to feel the warmth
of your body
to merge with your energy
to be savored
completely
Resting there
and just be
No longer feeling thirsty
It's all quenched
No longer need to seek
I'm now found
No more endless quest
I'm now home
The more I see in you
The more I feel you
Those affectionate touches
and kisses
They relax us
They open us
They soften us
They heal us
The way you let me touch you
The way your fingers
trace my skin,
How come
There's so much affection
in such sensual gestures
How come
There's overflowing compassion
in such burning desire
How come
every moment feels like an invitation
to enjoy
to savor
to come home to
every inch of your being
every breath you breathe
the very you
And tenderness
is when you wrapped me around in your arms
when you hold me close
to your chest
to feel the warmth
of your body
to merge with your energy
to be savored
completely
Resting there
and just be
No longer feeling thirsty
It's all quenched
No longer need to seek
I'm now found
No more endless quest
I'm now home
Wednesday, January 16, 2013
Perih Ini Lagi
Perih ini lagi
Yang tak bernama
Yang tak pernah
punya etika
Muncul di
waktu-waktu semestinya manusia bahagia
Ketika pagi merekah
saat terkasih
menyapa
Ketika semburat
senja pamerkan tariannya
Atau saat malam menghias
diri dengan taburan bintang
Perih ini lagi
Tak jelas
darimana asalnya
Memotong separuh
semua ceriaku
Tawaku tinggal
setengah
Senyumku berhenti
di tengah
Merantai nafas
yang ingin lepas
Membuat banyak
kata terhenti di dada
Perih ini lagi
Beritahu aku
siapa kamu
Dan darimana
asalmu
Bawa aku
kemanapun kau mau
Ceritakan kisahmu
Aku di sini
Akan tetap di
sini
Sampai aku
mengenalmu
Sampai tak lagi
kau terasa
Perih bagiku
Saturday, January 12, 2013
In Go(o)d Hands
In haste I saw her
welcoming my weary smile
and teary eyes
with a casual embrace
and ensuring gaze
Opening a sacred space
for us two
amid the trance
among the crowds
I shivered
she answered calmly
to my every worries
and smile carefreely
letting me be
in the freedom to feel
anxious
broken
fragile
She took my hand
and climbed up the hill
a beautiful spot
chairs at the top
then there we sat
looking down to the ocean
there she said
Everything is in good hands
I raised my head
looking at her so close for the first time
I sighed
A sweet relief
recognizing her at last
As me
Thursday, December 20, 2012
Waktunya Pulang
Kadang kita memutuskan pergi
Jauh
tinggalkan semua
yang kita kenal
selama ini
ketika rasa
tak lagi cukup
dengan yang ada
ketika rasa
yakin bahwa bahagia
ada di luar sana
maka kita pergi
ikuti rasa
mengkoleksi nama
mengumpulkan kisah
serta menimbun kenangan
maka kita pergi
mencari bahagia
di setiap sudut persinggahan
mencari makna
di setiap pertemuan
mencari akhir
di setiap awal
sampai rasa mempersilakan lelah
untuk singgah
menemani
dan berkisah
tentang rumah
tentang tempat semua bermula
tentang jalan pulang
yang selalu ada
dan menanti
tak peduli sejauh apa
jarak yang terentang
tak peduli selama apa
ia ditinggalkan
dan dia berbisik lembut
pulanglah
semua yang kau cari
ada di sana
semua yang ingin kau temui
menantimu di sana
pulanglah
agar kau ingat
bahagia itu sederhana
dan kesederhanaan itu
memang nyata
Jakarta 20.12.2012
Subscribe to:
Posts (Atom)

